Rumah Roboh Di Kiara Payung Akhirnya Di Bangun


OnlinePantura.com - Pihak pemerintah Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang bersama,  pemerintah Desa serta UPK Kecamatan secara swadaya membangun rumah Ibu Masih (57) di Kampung Gaga SMP Desa Kiara payung  RT.02/02 pada Rabu 1 Juli 2020. 

Dalam acara tersebut di hadiri oleh H.Asmawi,S.IP. MM Camat Pakuhaji, H. Ace Kurniawan Sekcam, Faisal Yusup Kasi Pemberdayaan, Mudarip Kepala Desa Kiara Payung, Bahrudin Ketua BKAD, Hasan Basri Ketua UPK kecamatan, dan Jaka eka putra Sekertaris UPK kecamatan.

H.Asmawi,S.IP. MM Camat Pakuhaji mengatakan, Kami dari pemerintah kecamatan mengingat banyaknya laporan warga terkait rumah roboh, salah satunya diwilayah desa Kiara Payung maka kita mengambil inisiatif untuk melakukan bedah rumah secara suwadaya dengan cara membangkitkan potensi masyarakat yang di komandoi oleh pihak kecamatan. 

Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan peletakan batu pertama terhadap rumah ibu Masih yang beberapa minggu yang lalu di kabarkan mengalami musibah roboh,"jelas Camat. 

Menurutnya, Anggaran yang di siap kan untuk kegiatan bedah rumah ini adalah mutlak hasil suwadaya tidak ada suntikan dana dari pemerintah yang bersumber dari pemerintah kecamatan , pemerintah desa dan UPK kecamatan pakuhaji .
Masalah total biaya kami belum bisa menentukan berapa dan berapa insya allah rumah tersebut akan berdiri sampai layak huni .

Sebenarnya, kami pihak kecamatan sudah mendata keseluruhan di wilayah Kecamatan Pakuhaji, total kurang lebih 40 rumah itu pun yang di anggap parah yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin. 

Dengan kondisi seperti ini wabah covid 19 sudah jelas amat berpengaruh dengan kas keuangan kecamatan. Dengan itu saya mengambil inisiatif mencoba membangkitkan peran serta masyarakat lewat swadaya baik pemerintah kecamatan , pemerintah desa atau UPK. 

Saya akan mencoba untuk menggandeng pihak swasta juga untuk ikut terlibat program ini kedepannya agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan masalah tempat tinggal, tapi bantuannya bukan uang tunai tapi berbentuk barang material, "ungkapnya. (Jamal) 

Tidak ada komentar