Mantaap, Petugas Kebersihan Desa Gintung Alihkan BST Rp. 600 Ribu Per Bulan Kepada Guru Ngaji


OnlinePantura.com - Seorang petugas kebersihan di kantor Desa Gintung Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang melakukan tindakan terpuji. Pria yang enggan menyebutkan nama kesehariannya berprofesi sebagai petugas kebersihan dan penata taman di kantor desa. Pilih menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang ia terima kepada seorang guru ngaji yang ada diwilayahnya.

Meski sebagai petugas kebersihan, namun ia menganggap masih terdapat orang yang lebih membutuhkan. Di pandemi Covid-19 sekarang ini kondisinya yang cukup memprihatinkan tidak sedikit warga yang mengharapkan bantuan dari pemerintah. 

Kendati bukan orang berada, ia mengaku prihatin lantaran masih banyak warga yang hidup lebih sulit dan bahkan belum tersentuh bantuan pemerintah. Karena itulah ia memilih dua kali bantuan yang diterimanya untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

"Saya alihkan bantuan ke orang lain ini bukan karena saya orang mampu atau pun orang kaya, saya juga orang miskin. Tetapi ada yang lebih di bawah dari pada saya, sehingga saya berikan bantuan ini yang besarnya Rp600 ribu per bulan kepada orang lain," ungkapnya.


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Gintung, Sunarto mengatakan warga tersebet sebenarnya tercatat sebagai penerima BST dari pemerintah pusat melalui Kemensos dan mengambilnya di Kantor Pos. 

Menurut Sunarto, pihaknya kerap meminta kepadanya untuk memikirkan kembali keputusan untuk menyerahkan bantuan yang diterimanya kepada orang lain. Pasalnya, kondisi hidupnya masih memprihatinkan dan layak mendapat bantuan.

"Ternyata sama juga jawabannya, bahwa untuk apa dia menerima bantuan kalau masih ada tetangga, keluarga atau kerabat yang betul-betul membutuhkan, namun belum mendapat bantuan. Ini betul-betul langka karena dalam kondisi sekarang masih ada yang mau berbagi," ujar Sunarto.(One) 

Tidak ada komentar