Kades Pasir Gadung Salurkan BLT-DD Kepada Masyarakat Tidak Mampu


OnlinePantura.com - Warga Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa berbondong-bondong datang di kantor desa, Minggu 7 Juni 2020. Tentunya bukan seluruh warga desa setempat, namun warga tidak mampu dan nama-namanya sudah terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Akibat pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini, banyak dampak yang dirasakan masyarakat. Terutama terkait masalah yang mendasar adalah masalah perekonomian. Karena itu, pemerintah, khusunya desa segera dan tigdak menunggu lama menyalurkan BLT-DD kepada masyarakat untuk tahap pertama.

Saat memberikan sambutan pada penyaluran BLT-DD di kantor desa, Kepala Desa Pasir Gadung, H Hamdan,SH berpesan kepada seluruh masyarakat yang menerima BLT-DD, agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Mengingat, belum tahu sampai kapan dampak virus corona ini akan berakhir.

"Bantuan langsung tunai ini diberikan kepada warga miskin yang benar-benar membutuhkan dan yang belum menerima sejumlah bantuan lain dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” jelas H Hamdan,SH.

Di tempat terpisah Ia menambahkan, pemerintahan desa akan terus berupaya untuk masyarakat tidak mampu akibat pendemi virus Covid-19 seperti yang terjadi saat ini. Tentunya bukan dari pribadi kepala desa, namun mendorong pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat untuk benar-benar memberikan perhatian terhadap masyarakat yang ada di tingkat bawah.

Dijelaskan H Hamdan,SH, sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan, dengan jumlah Rp 600.000,- selama 3 bulan. Tentunya bantuan tersebut telah diatur oleh pemerintah desa. 

Seperti yang dijelaskan H Hamdan,SH sebelumnya, penerima bantuan diarahkan kepada masyarakat yang tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun dari kabupaten dan yang benar-benar membutuhkan. "Hal itu meminimalisir adanya bantuan ganda dari pemerintah,” ungkapnya.

H Hamdan,SH berharap, bantuan yang diberikan pemerintah untuk masyarakat tidak mampu ini dapat dimanfaatkan dengan baik-baiknya. Yakni untuk mencukupi kebutuhan pokok yang sehat dan bergizi selama Covid-19 belum berakhir.(One

Tidak ada komentar