Himpunan JTR Gelar Silaturahmi Dan Halal Bi Halal

OnlinePantura.com - Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) adakan acara Silaturahmi dan Halal bi halal di kantor sekertariat JTR di Gedung Pemda Lama Kota Tangerang. Kegiatan ini adalah dalam rangka hari raya Idul Fitri 1441 H.Sabtu (6/6/2020).

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan sederhana, turut hadir pula Penasehat JTR. R. Herwanto, Wakil ketua PWI Provinsi Banten Bidang Hukum Suhatma, Ketua JTR Ayu Kartini, Wakil Ketua JTR Andry Ibnu, Sekjen JTR Jhony Ardiansyah serta pengurus dan anggota JTR.

Ketua JTR Ayu Kartini didampingi sekjen JTR Jhony Ardiansyah  menjelaskan,“Acara Halal bihalal ini sebagai ajang untuk bermaaf-maafan di suasana Hari raya Idul Fitri 1441 H, dan silaturahmi sekaligus perkenalan bagi anggota baru,”jelas Ayu saat membuka acara

Dalam penyampaianya Ayu menghimbau kepada anggota yang belom mengikuti Karya Latih Wartawan (KLW) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) agar mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan. 

"Bagi kawan-kawan yang baru terjun kedunia kewartawanan agar fokus dan wajib belajar menulis berita. Sebagai wartawan kita harus dikenal dengan hasil tulisan kita. Untuk rekan rekan yang belum mengikuti KLW dan UKW untuk mempersiapkan diri agar bisa menjadi wartawan yang bersertifikasi,” katanya.

Ditempat yang sama, Penasehat JTR Herwanto juga memberikan kesan dan pesan singkatnya kepada seluruh anggota JTR, bahwasanya Himpunan ini hanyalah sebuah wadah himpunan suka-suka sebagai tempat berkumpul dan mendidik serta mengarahkan agar nantinya menjadi wartawan profesional, bukan sebuah organisasi, karena tidak ada anggaran rumah tangga atau dasar hukum, karena hal itu ada di PWI. Karena JTR ada di dalam naungan PWI.”Ungkap Wanto.

Sementara, Wakil Ketua PWI Provinsi Banten Bidang Hukum Suhatma yang biasa dipanggil Atma turut hadir sebagai tamu kehormatan mengatakan hal senada dan memotivasi seluruh anggota JTR untuk selalu rajin menulis berita.

“Hal terpenting sebagai wartawan adalah rajin menulis berita untuk memberikan informasi kepada masyarakat .Jangan sampai kita di cap sebagai warawan “CNN” alias “Can nulis nulis”.Ucapnya. 

Para teman-teman wartawan yang belum mengikuti KLW dan UKW agar dapat mendaftarkan diri mengikutinya dan melengkapi aturan atau persyaratan yang ada di Dewan Pers. “Karena wartawan yang profesional harus mengikuti aturan Dewan Pers,”pungkasnya. (Solihin/Rls)



Tidak ada komentar