Kodim 0510 Tigaraksa Dan Polres Siap Dukung Penerapan PSBB

Kodim 0510 Tigaraksa Dan Polres Siap Dukung Penerapan PSBB  >> https://www.onlinepantura.com/2020/04/kodim-0510-tigaraksa-dan-polres-siap.html

onlinepantura.com KABUPATEN TANGERANG - Komando Distrik 0510/Tigaraksa dan Polresta Tangerang siap mendukung Rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kita akan terus bersinergi dengan pemerintah dan kepolisian dalam memberantas penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang," kata Dandim 0510 Tigaraksa, Letkol Infanteri Parada Warta Nusantara Tampu Bolon, Kamis siang (9/4).

Kami juga sangat mendukung rencana penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang, karena ini menyikapi situasi darurat penyebaran Covid-19 yang kian meluas dan hampir merata di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.

Menurut Parada Warta Nusantara, pihaknya sudah melakukan kajian PSBB yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta. Karena itu perlu antisipasi terkait penerapan status PSBB di wilayah Kabupaten Tangerang yaitu:

Sekolah tutup, giat belajar tetap dilaksanakan di rumah;
Semua fasilitas umum dan hiburan milik pemerintah maupun milik masyarakat dan balai pertemuan, kegiatan sosial budaya dibatasi, pernikahan hanya di KUA, resepsi ditiadakan, perayaan kebudayaan lain seperti khitanan ditiadakan.
Pelayanan pemerintahan tetap jalan namun giat perkantoran dihentikan kecuali 8 sektor yaitu: kesehatan, pangan (makanan dan minuman), energi (air, gas, listrik, pompa bensin), komunikasi (jasa komunikasi maupun media komunikasi), keuangan dan perbankan, logistik (distribusi barang), industri yang berhubungan dengan kebutuhan keseharian (ritel, toko kelontong, warung kebutuhan sehari-hari, industri strategi yang ada di kawasan Kab Tangerang).

Bagi sektor-sektor yang dikecualikan tetap menjalankan giat dengan mengikuti protap penanganan Covid-19, Physical Distancing wajib menggunakan masker, ada fasilitas cuci tangan dan bukan merupakan keramaian;
Terkait transportasi umum, dibatasi jumlah penumpang perkendaraan umum serta jam operasionalnya menjadi jam 06.00-18.00;

Penyiapan Bantuan Sosial kepada warga miskin & rentan terdampak atas pelaksanaan PSBB
Meminta kepada masyarakat untuk mentaati ketentuan-ketentuan PSBB yaitu : Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Lingkungan, Jaga Generasi, Jaga Kabupaten Tangerang, Jaga Negara Kita;

Pada saat PSBB dilaksanakan, tidak diijinkan adanya kerumunan diatas 5 orang, giat di luar ruangan maksimal 5 orang dan akan diambil tindakan tegas atas pelanggarannya, penertiban dan patroli akan ditingkatkan;

Pemkab Tangerang bersama dengan TNI dan Polri akan melakukan langkah tegas, tidak ada pembiaran pengantisipasi potensi penularan;

Pembatasan transportasi, kuantitas dengan penurunan 50 persen (misal kapasitas 60 orang 50 persen dikurangi);

Pembatasan akses masukan kendaraan ke wilayah Kabupaten Tangerang, kendaraan pribadi tidak ada larangan masih bisa masuk wilayah Kabupaten Tangerang. Kendaraan umum, kendaraan pribadi dapat beraktifitas seperti biasa tapi harus ada Physical Distancing, artinya kendaraan tersebut jumlah penumpang perkendaraan dibatasi.

Penerimaan bantuan sembako sesuai data penduduk miskin;

Keterlibatan unsur TNI Polri adalah membantu dari segi PAM maupun penerapan Protokol Kesehatan dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab demi kemanusiaan.

Kapolresta Tangerang, Kombespol Ade Ary Syam Indardi juga mendukung Satgas covid-19 dibentuk sampai ke tingkat RT, RW di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang. 

Kepolisian akan terus memberikan edukasi agar nantinya RT RW bisa menegakkan dan bisa memberi sangsi adat kepada warga yang masih mengindahkan imbauan pemerintah terkait pencegahan wabah virus corona atau covid-19.

"Saya harap dengan diberlakukannya PSBB ini dapat memutus penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Satgas covid-19 perlu di bentuk sampai tingkat RT,"ucapnya.

(Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tidak ada komentar