Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Lahan Pesawahan di Gunung Sari Terancam Gagal Panen

Selasa, Februari 04, 2020 | 12:11 WIB Last Updated 2020-02-10T05:09:18Z

onlinepantura.com MAUK - Setengah dari 231 hektar lahan pesawahan di Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang tergenang banjir.

Kondisi ini menyusul curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu terakhir. Akibatnya, petani setempat terancam gagal panen.

Usia tanaman padi yang terendam tersebut bervariasi antara 15 hari hingga 90 hari. Sementara ketinggian genangan banjir juga bervariasi karena ada yang sampai 100 sampai 150 sentimeter.

Terkait dengan ancaman gagal panen, sepanjang genangan tidak segera surut, maka tanaman padi petani terancam puso karena tanaman tersebut hanya bisa bertahan dalam jangka sepekan.

Muhammad Idrus salah seorang petani asal Desa Gunung Sari mengakui, tanaman padinya di lahan seluas  meter persegi terendam banjir dan banyak yang roboh. Karena terlalu banyak air, kata dia, harga jualnya juga akan turun karena kualitas gabahnya tentu menurun, karena kandungan airnya terlalu tinggi.

Idrus membeberkan, meski banjir selalu merendam sawahnya setiap kali meluap, namun banjir kali ini datang lebih awal dan tidak diprediksi sebelumnya.

Ia menambahkan, rusaknya tanaman petani itu lantaran rendaman banjir yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Ini membuat tanaman menjadi busuk dan mati. "Tidak ada harapan kalau begini, setiap tahun musti banjir. Kami berharap pemerintah bisa memberikan solusi, terutama normalisasi agar tidak kebanjiran lagi," tambahnya.

Air yang merendam sejumlah lahan pesawahan mulai surut. Meski begitu, ketinggian luapan air itu membuat puluhan hektare lahan persawahan terendam dan terancam gagal panen.(One)

×
Berita Terbaru Update