Banjir Rob Di Desa Ketapang, Pemukiman Warga Di 5 RT Terendam Banjir Rendam


OnlinePantura.com - Banjir rob menggenangi ratusan rumah warga Desa Ketapang, Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Kamis, 4 Juni 2020. Sekitar pukul 18.15 warga di 5 Rukun Tetangga (RT) dikejutkan dengan datangnya tamu tak di undang, air laut pasang.

Awalnya rendah dan secara pelan-pelan beberapa menit kemudian air naik hingga ketinggian lutut orang dewasa. Dengan kondisi air mulai naik suasana warga di 5 RT tersebut ramai seperti pasar. Warga keluar rumah dan memberitahukan kepada warga lainnya yang rumahnya juga tergenang air.
Tonton Video :

Di hari tersebut diketahui siang harinya cuaca panas dan tidak terlihat mendung yang menandakan akan turun hujan. Namun tiba-tiba saja terdengar sejumlah suara warga berteriak memberitahukan telah terjadi banjir. 

Mendapat informasi dari warga bahwa terjadi banjir rob Kepala Desa Ketapang, Ahmad Nasuhi langsung ingin membuktikan kebenaran informasi yang diterimanya dari warga. Ternyata benar, sejumlah warga sudah keluar dari rumah dan mengamankan beberapa barang berharganya. Juga membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Menurut Ahmad Nasuhi yang akrab dipanggil Lurah Uki, akibat dari banjir rob ini terdapat menggenangi sekitar 500 rumah warga. Dengan terpaksa warga disibukkan dengan aktifitas yang sebelumnya tidak direncanakan. Seharusnya sore hingga dini hari melepas lelah, namun mereka tidak bisa melakukan istirahat malam.

Sekitar pukul 23.14 air sudah terlihat surut, namun sejumlah warga tetap belum bisa melakukan aktifitas malamnya untuk istirahat. Mereka masih disibukkan untuk membersihkan dan menguras air yang masuk ke dalam rumah. 

“Saya berharap, banjir yang datangnya tiba-tiba ini ada perhatian dari pemerintah daerah, propinsi maupun pusat,”ungkapnya.(One

Tidak ada komentar