Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ratusan Rumah Warga Desa Gunung Sari Kebanjiran

Senin, Februari 03, 2020 | 18:20 WIB Last Updated 2020-02-03T11:22:16Z
Kepala Desa Gunung Sari, Kalabi Saat Kunjungi wilayah Banjir (foto/One) 
onlinepantura.com MAUK - Hujan sejak pagi pukul 07.00 WIB mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Senin, 3 Februari 2020. Hal tersebut mengakibatkan ratusan rumah di Kampung Dadap dan Kampung Kisepat, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk terendam banjir. Ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Sejak pagi hingga pukul 15.00 WIB hujan baru reda. Namun air yang mengguyur membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Sejumlah wqrga harus mengakankan sejumlah barang berharganya agar tidak ikut terendam banjir. Juga membersihkan sampah yang ikut masuk ke dalam rumah mereka.

Salah seorang warga Desa Gunung Sari, Udi Arab mengatakan, hingga saat ini terhitung ada ratusan rumah warga yang terendam banjir. Beruntungnya, ketinggian air hanya mencapai kurang lebih 50 centimeter, tidak mencapai atap rumah.

Menurutnya, wilayah Desa Gunung Sari menjadi salah satu desa di Kecamatan Mauk yang juga bisa dikatakan rawan banjir. Karena wilayah tersebut berada di dataran rendah dan berada di dekat sungai.

Hingga berita ini diturunkan, belum mendapat informasi adanya korban jiwa. Saat ini warga setempat sedang menyelamatkan sejumlah barang-barang berharganya. Ia berharap, hujan deras tidak kembali terjadi hingga mengakibatkan banjir seperti yang terjadi sekarang ini. “Membuat warga yang rumahnya kebanjiran menjadi panik," ungkapnya..

Selain menggenangi sejumlah rumah, bencana banjir yang melanda juga memutus jalan yang menghubungkan antara Desa Gunung Sari dan Desa Sasak.

Kepala Desa Gunung Sari, Kalabi menjelaskan, banjir terjadi sejak pagi hingga sore hari. Beruntung ketinggian air tidak mencapai ketinggian orang dewasa. Hanya saja, rumah yang terendam banjir sementara waktu warga harus mengungsi ke rumah saudara yang rumahnya tidak terendam banjir.

Kalabi menilai sejumlah saluran air yang ada di Desa Gunung Sari tidak terkoneksi dengan baik, sehingga mengakibatkan banjir. Untuk itu, selama ia menjabat sebagai kepala desa akan membenahi semua titik yang menjadi penyebab banjir.

Kalabi mengatakan, hujan kali ini cukup dan tidak berhenti dari pagi hingga sore, sehingga membuat di sejumlah wilayah sempat tergenang air hujan.

“Saya berharap tahun 2020 ini pemerintah menganggarkan dana bencana, karena musibah atau bencana bisa terjadi kapan saja,” pinta Kalabi.(One
×
Berita Terbaru Update