Bumdes Gema Mandiri Desa Kramat Terbentuk



onlinepantura.com PAKUHAJI - Pemerintah Desa (Pemdes) Kramat Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang tengah serius menggarap pendirian dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Desa (PADes) Kramat.

Kegiatan Musdes yang diselenggarakan oleh BPD dan Pemdes Kramat ini dihadiri oleh puluhan orang yang mewakili berbagai lembaga dan elemen masyarakat, diantaranya ; Pemerintah Kecamatan Pakuhaji, Aparatur Desa Kramat, Konsultan Pendamping Desa tingkat Kabupaten dan Kecamatan, Ibu-ibu PKK dan Posyandu, Karang Taruna, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama, perwakilan petani dan nelayan pada Selasa 27 Agustus 2019 di Aula kantor desa.

H Nur Alam Kepala Desa Kramat, mengatakan pendirian, pengurusan dan pengelolaan BUMDes di Desa Kramat agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan BUMDes yang profesional dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Saya yakin BUMDes Gema Mandiri Desa Kramat mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan PADes dan pada akhirnya kepentingan kesejahteraan masyarakat”.


Lanjut H Nur Alam  mengungkapkan komitmennya selaku Kepala Desa untuk menggunakan dan mengalokasikan dana desa pada tahun anggaran 2020 sesuai peraturan yang ditentukan dan untuk kepentingan masyarakat sepenuhnya,"jelasnya.

Pada tahun anggaran mendatang, Pemdes Kramat akan fokus pada peningkatan perekonomian melalui penyertaan modal BUMDes mengingat pembangunan infrastruktur jalan di desa kramat hampir rampung semua,"Jelas Kades.

Demikian halnya disampaikan Adhi Permana Direktur BUMDes, "Sesuai dengan Perdes dan AD/ART yang disyahkan hari ini, BUMDes akan menjalankan beberapa bidang usaha, yaitu Bidang Jasa Wisata, Bidang Perdagangan, Bidang Finacial dan Rental serta Bidang Pembudidayaan dan Pengelolaan Hasil Tangkap Ikan dan Pertanian, masing-masing bidang usaha akan dikelola oleh seorang manager unit usaha”.

Lanjut Adhi, Bidang Jasa Wisata sebagai upaya BUMDes untuk menangkap peluang dan potensi desa kramat yang sempat viral di sosial media yaitu pantai anom tanah retak,"ungkapnya.

Menurutnya, Pantai yang berada di lahan perhutani dan berada di desa kramat ini akan dikelola secara serius oleh unit usaha BUMDes dengan nama Unit Usaha Pengelola Kawasan Wana Wisata Pantai Anom Tanah Retak Desa Kramat.

Walaupun BUMDes baru terbentuk, pembuatan masterplan pengembangan kawasan wisata ini sedang digarap sebagai bentuk keseriusan Pemdes dan BUMDes” penjelasan Adhi lebih lanut.

Abdul Basit Tenaga Ahli Pendamping Desa tingkat Kabupaten yang berkesempatan hadir pada kegiatan Musdes tersebut menguungkapkan Langkah Pemdes Kramat dengan mendirikan BUMDes sesuai prosedur dan tahapannya sudah tepat. 

Diawali pembentukan Tim Perumus Perdes, Pembahasan pada Rapat Paripurna I BPD, dilanjutkan penyampaian pada Musdes hari ini.

Dan selanjutnya ditetapkan pada Rapat Paripurna II oleh BPD”.semua stakeholder, baik pemerintah, masyarakat maupun swasta dapat mensupport dan mendukung. BUMDes agar  bermanfaat.bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,"ucapnya.

Jamal/solihin

Tidak ada komentar