Pemuda Kosambi Peduli Lingkungan Adakan Fogging


onlinepantura.com KOSAMBI - Perkumpulan pemuda Kelurahan Kosambi Barat Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, laksanakan  kegiatan  yang bermanfaat untuk warga sekitar yaitu fogging untuk antisipasi perkembangbiakan nyamuk DBD.Kegiatam sosial yang dilaksanakam pada Minggu  (3/1119).

Melalui Pemuda Kosambi Peduli Lingkungan mengadakan kegiatan fogging di wilayah Rukun  warga (Rw)  001 dan 002 Kelurahan Kosambi Barat guna mengantisipasi berkembangbiakan nyamuk malaria  dan akan menjadi penyakit yang mudah menular alan berdampak kepada  pepenyakit demam  berdarah (DBD) kata Wahyudi Ketua Pemuda Kosambi Peduli,

Namun kegiatan ini bukan untuk hari  ini saja  akan kami laksanakan rutin per dua minggu sekali khususnya wilayah Kosambi Barat, tetapi kemungkinan kegiatan gerakan fogging pemuda kosambi peduli  akan menyeluruh se- Kecamatan Kosambi, apalagi setiap desa mempunyai alat Fogging sendiri. 

Pemuda Kosambi peduli,lingkungan  siapkan anggota untuk melaksanakan kegiatan fogging tersebut."Kata Wahyudi Ketua Pemuda Kosambi Peduli Lingkungan.

Pjelaksanaan kegiatan Fogging dilakukan oleh para  pemuda  Kosambi Peduli lingkungan
dalam rangka pencegahan DBD .
"Fogging untuk Antisipasi Perkembangbiakan Nyamuk dikarenakan Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kelurahan Kosambi Barat  membuat warga semakin waspada,"ungkapnya.

Mengingat tingginya kasus DBD
Terlebih lagi katanya ini akan menghadapi  musim penghujan. Oleh karenanya potensi perkembangbiakan nyamuk semakin tinggi.


"Kasus DBD menjadi perhatian serius warga, apalagi kasus ini akan berdampak kepada warga setempat .
Ia menjelaskan, sebenarnya fogging hanya akan dilakukan pada Dusun yang terkena DBD saja.

Namun untuk antisipasi, karena penyakit ini bisa saja mewabah kedusun lainya. Maka dari itu pihaknya akan terus berupaya nntuk melaksanakan fogging per dua minggu,"ucapnya.

"Sementara untuk membasmi jentiknya bisa dengan selalu menjaga kebersihan dilingkungan tempat tinggal, yakni melaksanakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur)," tuturnya.

Ia menjelaskan, pengurangan jentik ini bisa lebih efektif apabila selain melakukan fogging, masyarakat dapat bekerja sama untuk melakukan kerja bakti bersama dan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, agar terhindar dari penyakit DBD.

(red/Jar) 

Tidak ada komentar